Author :
Jkjeoon
Title
: School Love Story
Genre
: Romance, School
Rated
: PG-17
Lenght
: Chapter
Cast
:
·
Min
Yoongi
·
Lee
Hyunjie [OC]
·
Jeon
Jungkook
·
Seo
Haeun
[OC]
·
Kim
Taehyung
·
Kim
Hyerim
[OC]
·
Kim
Seokjin
·
Han
Yiseul
[OC]
·
Park
Jimin
·
Choi
Haneul
[OC]
·
Jung
Hoseok
·
Park
Minhwa
[OC]
·
Kim
Namjoon
·
Song
Yoonhee [OC]
^^***___***^^
Chapter 1
“Jatuh cinta memang indah, dan patah hati itu menyakitkan. Namun dibalik
dua hal yang bertolak belakang ini tak sedikit nyenyimpan memori-memori yang nantinya
mungkin akan menjadi sebuah pelajaran hidup. Bukankah hidup itu harus bercermin
kemasa lampau agar tak terjerumus kedalam jurang yang sama?” JKjeoon
Story Begin~
Hiruk piruk kehidupan di kota metropolitan memang tak dapat dihindari.
Begitupun dengan kehidupan anak-anak sekolah yang memiliki berbagai macam rasa
yang berbeda. Persahabatan, musuh, cinta, persaingan, perhatian, solideritas,
egoisme bercampur aduk menjadi satu. Menciptakan sesuatu yang biasa disebut
pengalaman dan kenangan. Masa-masa sekolah memang tak dapat digantikan oleh
apapun, meskipun ujung-ujungnya selalu mengeluh karena ujian akhir. Itulah
mereka yang masih dalam masa pendewasaan diri ‘haksaeng’.
Hanyang High School | Seoul City
2014
“Haneuri! Tunggu aku!” Teriak Jimin saat sang kekasih mendahului
langkahnya. Dengan sedikit berlari kini keduanya berjalan berdampingan.
“Kau marah ya? Maaf Haneul aku bernar-benar tak ada hubungan dengan Hyerim.
Taehyung yang memintaku memberikan cokelat itu pada Hyerim.” Ucap Jimin memecah
keheningan.
“Lalu? Apa hubungannya denganku? Aku tak marah kok hanya saja aku harus
segera menemui Hoseok sunbae!” bohong Haneul. Sebenarnya gadis cantik ini
memang marah padaJimin, tapi melihat mukanya yang memelas membuat Haneul tak
tega.
“Untuk apa menemui Hoseok hyung? Kau tak berniat selingkuh dengannya
kan? Choi Haneul jika kau berani selingkuh akan aku adukan pada Siwon ahjussi!”
Ancam Jimin dengan mimik muka marah namun terlihat lucu dimata Haneul.
“Ayahku takkan mempercayaimu Park Jimin! Sudah jangan mengikutiku lagi!”
titah Haneul.
“Aku akan membuatnya percaya padaku bahkan jika perlu akan kubuat ayah
kebanggaanmu itu menerima lamaranku untukmu!” Tegas Jimin lalu berbelok kearah
kelasnya.
####
Kim Seokjin, Min Yoongi, Han Yiseul dan Park Minhwa tampak mengelilingi
sebuah meja yang dipenuhi makanan khas anak sekolahan. Mereka ber-empat berada
dijenjang yang sama anak-anak tingkat akhir yang kebetulan satu kelas. Jam
istirahat sebenarnya sudah berakhir hanya saja makanan mereka sama sekali belum
tersentuh karena sedari tadi mendiskusikan tugas kelompok yang harus selesai
minggu ini.
“Jadi bagaimana? Aku tak mungkin membawa kalian ke Apartmenku kan?” Ucap
Yoongi seraya melahap Ramyeon-nya yang terlanjur dingin. Yiseuldan Minhwa
tampak berfikir sedangkan Seokjin malah mengangkat bahunya dengan ringan.
“Aku sih tidak masalah mau dimanapun juga. Hanya saja jangan pulang
terlalu larut!”celetuk Minhwa
“Bagaimana jika dirumahku saja! Atau di Cafe’ dekat Apartment Yoongi?”
Tandas Yi Seul.
“Joha! Sekarang cepat habiskan makanan kalian!” Perintah Yoongi.
Sedangkan dirinya berdiri lalu pergi entah kemana karena berlawanan dengan
kelas mereka.
####
“Haeun-ah apa Kangjoon oppa ada di Korea?” Tanya sahabat karib Haeun
yang taklain adalah Lee Hyunjie.
“Tidak! Dia bilang masih berada di LA. Memangnya ada apa Jie?
Tanya Haeun balik.
“Kemarin aku seperti melihatnya bersama wanita yang mirip Minah sunbae.”
Jawab Hyunjie tampak berfikir mengingat kejadian kemarin sore.
“Jinja? Eodi-ya? Seo Kangjoon sialan beraninya dia membohongiku.” Umpat Haeun
menahan amarahnya yang sebentar lagiakan meledak.
“Hey kalian! Bisa lebih tenang sebentar? Aku sedang mengerjakan tugasku
yang belum selesai.” Ucap salah satu teman sekelas mereka yang duduk tepat
di samping kanan.
“Omo- bukankan itu tugas yang harus kau selesaikan dirumah Jung Hoseok-ssi”
sindir Hyunjie
“Aku sekilas melihat mereka di Lotte-Mart. Tapi Haeun-ah mungkin aku
salah melihat, jadi jangan dulu marah pada kakakmu ya!” Hyunjie berusaha
meredam amarah teman karibnya itu.
“Tapi Jie entah kenapa aku yakin Kangjoon oppa sekarang memang ada di
Korea. Kudengar Minah sunbae putus dengan Kyungsoo oppa jadi kupikir wanita itu
sekarang mengincar Kangjoon oppa.” Raut muka cantik itu tiba-tiba memancarkan
rona kecemasan.
Tiba-tiba percakapn mereka berhenti setelah Hwang
songsaengnim membuka pintu kelas mereka.
“Kumpulkan tugas kalian! Tidak ada alasan apapun!” Tegas Hwang
songsaeng-nim penuh wibawa.
Hoseok menghela nafas dengan kasar, dia menghampiri Hwang songsaeng-nim
lalu tak lama kemudian keluar dari kelas dengan raut wajah yang kesal. Namjoon
yang melihatnya hanya menggelengkan kepala. Inibukan kali pertama bocah itu
lupa mengerjakan tugas tidak lebih tepatnya tidak mengerjakan tugas.
####
Dentingan bell tanda berakhirnya kegiatan belajar-mengajar itu sudah
menggema diseluruh penjuru Hanyang. Para murid di tingkat akhir yang memiliki
kelas di lantai pertama adalah yang pertama kali melewati gerbang yang seperti
‘neraka’ bagi kebanyakan orang. Bagaimana tidak, sebagian besar waktu mereka
dihabiskan ditempat terkutuk ini. Namun inilah hidup seorang siswa, dibalik
rasa muak itu tersimpan beberapa kenangan manis yang mereka ukir bersama
sahabat, teman,guru, bahkan kekasih.
“Yoonhee! Joong Ki oppa sudah ada didepan gerbang. Tadi aku melihatnya
jadi aku berinisiatif untuk memanggilmu. Kasihan kan jika dia menunggumu
terlalu lama, apalagi siswi-siswi genit itu mulai menggoda oppa-mu.” Cerocos
Haneul tampa jeda. Bahkan Yoonhee saja sampai melongo mendengar ocehan teman
sebangkunya ini. ‘Ya Tuhan bagaimana bisa Park Jimin bisa bertahan dengan
Haneul?’ tanya Yoonhee pada dirinya sendiri.
“Haneuri- ayo kita pulang bersama!” Suara pria yang tak asing lagi bagi Yoonhee
dan Haneul dari arah belakang.
“Yasudah aku mau menemui Joongki oppa dulu. Kalian hati-hati ya! Hey
Park Jimin jaga Haneul baik-baik!”pesan Yoonhee sebelum berjalan menuju
oppanya.
Jimin hanya mengacungkan jari jempolnya seiring dengan kepergian Yoonhee.
Kemudian pria manis ini menyunggingkan seulas senyuman terbaiknya kepada sang
kekasih, dan Haneul malah pergi begitu saja membuat si sulung Park itu menghela
nafas kasar.
“Jiminie--!!” Teriak Taehyung dan tanpa aba-aba langsung memeluk Jimin.
“Jiminie gomawoyo, kau tahu Hyerim menerima ajakanku untuk jalan-jalan
akhir pekan ini.” Tutur Taehyung dengan wajah sumringah-nya.
“Geurae? Kau senang Kim Taehyung?” Tanya Jimin dan Taehyung hanya
mengangguk.
“Kau tahu Haneul marah gara-gara dia melihatku bersama Hyerim-mu itu.
Dia bahkan tidak mau berbicara denganku, aku benar-benar menyesal membantumu
Tae .” Keluh Jimin yang tak lupa memasang wajah sedihnya.
#####
Dongdaemun Apartment Center | 16.30 KST
“Iya sebentar! Aku segera turun, kalian tunggu saja!” titah pria
berkulit putih pucat itu. Dengan tergesaia membawa tas sekolahnya ditambah dua
buku tebal yan dipegang tangan kirinya dengan handphone yang masih menempel
ditelinga kanannya.
“Oh arasseo! Aku tutup.”Dengan sebelah pihak pria yang dikenal kasar ini
menutup panggilan dari temannya itu. Tiba-tiba langkahnya terhenti mendengar
teriakan seorang wanitayang tak jauh dari tempatnya berdiri.
“Yak!! Seo Kangjoon yoro! Aku tahu kau didalam. Seo Kangjoon aku bilang buka
pintunya!” teriak seorang gadis yang tak asing lagi bagiYoongi.
“Hey bocah tengik apa yang kau lakukan disini hah? Kau pikir ini rumahmu
bisa berteriak sesukamu begitu?” YoonGi juga berteriak seraya menghampiri gadis
yang tak asing itu. ‘Jika tidak salah dia itu hoobae-nya di sekolah’ pikir
Yoongi.
“O sunbae? Apa yang kaulakukan disini?” Tanyanya dengan kikuk.
“Aku tinggal disini. Haeun-ssi kenapa kau berteriak di depan kamar
Apartment orang hah?” Yoongi bertanya balik.
“Ah ini Hyunjie bilang kemarin melihat Kangjoon oppa di supermarket jadi
aku pikir jika dia kembali ke Korea dan tak pulang kerumah dia pasti ada
disini.” Tutur Haeun
“Oppa?”
“Nde uri oppa. Seo Kangjoon.”
“Ah terserah lah! Gadis-gadis cerewet itu sedang manungguku bersama Seokjin.”
Lerai Yoongi lalu berjalan kearah lift.
###
“Nuna! Lihat catatan sejarah yang kemarin ya! Aku ketiduran jadiya....”
ucap Jungkook dengan manja lewat panggilan telepon yang tak biasanya.
“Ambil saja kerumahku! Aku tinggalkan diatas meja belajarku. Bilang saja
pada ibumu atau kau langsung masuk saja ke kamarku.” Suruh Hyerim.
“Kau mau pergi ya? Pergilah! Nanti aku yang akan
menganbilnya sendiri. Nuna seolma?” tebak Jungkook diakhir kalimatnya.
“Kau benar. Sudah dulu ya! Dia sudah menungguku dibawah besok aku
ceritakan. Bye~” tutup Hyerim sebelah pihak.
Jungkook masih melamun. Hyerim bilang benar berarti dugaannya benar kan!
Hyerim nuna-nya akan pergi bersama alien 4D itu? Si Kim Taehyung yang
paling dia benci karena selalu menempel padanya untuk menanyakan apapun tentang
Hyerim? Detik berikutnya dia menghela nafas kasar.
“Sudahlah sekarang aku harus mengambil buku sejarah.” Ucap Jungkook
pada dirinya sendiri.
####
Mungkin ini sudah waktunya melepaskan sahabat-sahabat mereka untuk
memilih pasangannya. Tidak dapat dipungkiri dulu sekali, Jungkook pernah
menyukai Hyerim yang sekarang sudah dia anggap sebagai seorang kakak karena dia
tak punya kakak perempuan. Begitupun Yoongi pada Minhwa, walaupun dia
bilang Minhwa itu lebih cerewet dari ibunya dia tetap menyayangi sahabat
yangdulu pernah mengisi hatinya. Sekarang seorang hoobae dari kelas dua sering
menanyakan tentang Minhwa padanya.
Kalau tidak salah Namanya HoSeok. Dia salah satu anak basket juga jadi
Yoongi bisa menghafal namanya. Diajuga orang yang baik menurutnya. Apalagi
Minhwa juga terlihat menyukainya. Sekarang yang selalu jadi topik pembicaraan
malah dirinya. Seokjin dan Yiseulmemutuskan untuk pacaran, Minhwa sedang dalam
tahap PDKT. Lalu dirinya?
Entahlah siapa yang tahu jodoh itu kapan datangnya. Mungkin besok, bulan
depan, tahun depan dan bisa saja untuk waktu yang tak bisa dihitung.
####
BRUKK~
“Sunbae! Jeongmal mianhae aku benar-benar tak sengaja. Maafkan aku.”
Ucap seorang gadis lalu berdiri dan beberapa kali membungkuk.
Semua orang yang berada dilorong kelas 3 ini memusatkan perhatiannya
kearah mereka.
“Oh My Good! Gadis itu pasti sedang sial.”
“Lihat! Yoongi sunbae pasti akan marah”
“Ah anak ini”
“Ya Tuhan Hyunjie sedang apa kau disana”
Itulah pikir mereka yangmenyaksikan kejadian pagi ini.
To be Continue
Tidak ada komentar:
Posting Komentar