Author : JKjeoon
Tittle :
Another Love
Genre : School
Life, Family, Friendship
Rated : PG-16
Cast :
© Min Yoongi
© Lee Hyunjie [OC]
© Kim Taehyung
© Park Minhwa [OC]
© Kim Seokjin
© Seo Haeun [OC]
Disclaimer : This story is original of me, so don’t
bashing J Don’t be silent readers and don’t be plagiarism
Part 1
Happy Reading
When the story is begin
Bias-bias cahaya yang menyeruak menembus celah-celah jendela kamar
seorang gadis bermarga Lee itu sama sekali tak mengusik tidurnya yang jauh dari
kata indah, padahal jarum jam dikamarnya sudah menunjuk angka tujuh kurang lima
belas menit tapi gadis yang masih menyandang status pelajar ini masih
menggulung tubuhnya dengan selimut bercorak Doraemon. I-Phone 5 putih miliknya
terus bergetar diatas meja samping Queen Size kebanggaannya, dengan
setengah sadar tangannya bergerak mengambil ponsel yang terus mengganggu tidurnya.
1 detik..
2 detik..
3 ditik..
“Tujuh belas panggilan tak terjawab? Dari Taehyung? Astaga mati aku”
gumamnya setelah melihat pesan singkat yang dikirimkan sahabatnya Kim Tae
Hyung. Dengan gerakan cepat ia menyambar haduk yang tergantung didekat lemari
pakaiannya, beberapa menit kemudian gadis bernama lengkap Lee Hyunjie ini
keluar dari kamar mandi dengan seragam yang sudah ia kenakan.
Hyunjie Pov
“Ibu mengapa tidak membangunkanku eoh? Apa..” ucapanku terhenti tatkala
melihat ibu yang sedang mengobrol dengan seseorang yang sudah sangat kukenal.
Ibu dan orang tadi menengok kearahku yang sedang mengikat rambut dengan mulut
yang penuh dengan roti isi keju kesukaanku.
“Jie-ya! Ibu fikir kau sudah berangkat kesekolah. Kau tahu ini jam
berapa?” Ibu menatapku tajam, ‘ayolah bu salahkan saja penyakit insomniaku ini’
ucapku dalam hati
“Hyunjie sebaiknya kau diantar supir paman, ini hampir pukul tujuh paman
yakin jika kau naik bus…” kupotong ucapan paman Kim karena tak ingin membuatku
semakin terlambat.
“Baiklah paman. Ibu aku berangkat” sekilas kucium pipi Ibu lalu berlari
keluar rumah.
*****
Author Pov
“Hyunjie-ya!! Ayo pergi kekantin parutku sudah sangat lapar!” ucap Tae
Hyung seraya menyeret tangan Hyunjie keluar dari kelas mereka. Hyunjie yang
sudah terbiasa dengan perlakuan sahabat terbaiknya itu hanya bisa pasrah.
“Hyunjie! Tae Hyung! disini ayo cepat!” teriak yeoja berkacamata sembari
melambai-lambaikan tangannya kearah Hyunjie dan Tae Hyung. Namanya adalah Minhwa,
teman sekelas Hyunjie dan Tae Hyung dan satu-satunya teman wanita Hyunjie
karena semua temannya itu adalah pria. Dia mendapat julukan kutu buku karena
hobi membacanya, merupakan sepupu dari Park Jung Soo salah satu guru yang
mengajar disekolahnya ‘Hanyang High School’
“Hwa-ya sudah lama menunggu?” Tanya Hyunjie setelah duduk tepat dihadapan
Min Hwa, sementara Tae Hyung memesan makanan untuk mereka bertiga. Gadis yang
dipanggil Hyunjie hanya berdehem karena matanya sudah terfokus pada sebuah buku
tebal mirip kamus ensiklopedia.
“Ish kau ini! Apa yang kau baca hum?” Hyunjie melipat kedua tangannya
diatas meja, menatap teman perempuannya yang masih sibuk dengan dunianya.
“Hanya bacaan ringan. Oh iya dimana Tae Hyung? Bukannya tadi kalian
bersama?” Jawabnya sembari meletakkan buku yang tadi dibaca disisi sebelah
kanannya. Bibir ranum milik Hyunjie tertarik membentuk sebuah senyuman, ia
sudah sangat tahu jika Min Hwa itu menyukai Tae Hyung bahkan teman sekelasnya
pun begitu hanya saja si Kim terlalu bodoh untuk menyadari perasaan teman
sahabatnya itu.
“Dia memesan makanan untuk kita. Hwa-ya kau suka Tae Hyung kan!” selidik Hyunjie
dengan nada menggoda membuat pipi temannya itu menampakkan warna merah padam
dan mata yang terbelak.
“Kau ini bicara apa sih! Jangan menggodaku Lee Hyunjie atau aku akan
memberitahu Yoongi sunbae tentang apa yang kau lakukan tempo hari pada
PSP-nya.” Balas Min Hwa dengan nada mengancam membuat Hyunjie diam membatu,
‘Sebegitu benci kah dirimu pada Yoongi sunbae Hyunjie’ tambahnya dalam hati
setelah melihat ekspresi wajah Hyunjie.
“Kalian sedang membicarakanku ya!” Tanya Tae Hyung yang baru datang. Pria
manis ini duduk disamping Hyunjie usai meletakkan nampan berisi makanan yang
dibawanya.
“Yak Kim Tae Hyung mana makanan untukku eoh?” Tanya Hyunjie saat melihat
Tae Hyung hanya membawa satu porsi Jjajangmyeon.
“Omo! Hyunjie aku harus pergi annyeong” ucap Min Hwa saat pandangannya
menemukan sosok pria jangkung yang menyandang status Ketua Osis di
Hanyang. Bukan tanpa alasan ia menghindari sunbae idolanya itu,karena kelakuan Hyunjie
tempo hari.Hyunjie dan Tae Hyung hanya menatap punggung Min Hwa yang semakin
tak terlihat, ‘aneh’ pikir mereka.
“Hyung!” Tae Hyung melambaikan tangannya. Hyunjie menoleh sedetik
kemudian ia diam membatu.
“Yak pria bodoh kenapa kau memanggilnya eoh? Kau tahu kan aku membenci
orang itu?” Hyunjie memukul lengan Tae Hyung dengan sumpit yang berada ditangan
kanannya. Sementara orang yang dipanggil Tae Hyung tadi semakin mendekat kearah
meja yang ditempati mereka.
“Ada apa?” Tanya Yoongi tanpa basa-basi. Tae Hyung hanya tersenyum sedangkan
Hyunjie melemparkan tatapan kebenciannya pada si Ketua Osis yang terkenal
dengan sifat dinginnya itu.
“Apa persiapan Olimpiade Olahraganya sudah selesai?” Yoongi
menyunggingkan sebuah evil smirk andalannya saat matanya menangkap satu porsi
Jjajangmyeon dengan dua pasang sumpit. ‘apa mereka tak punya uang?’ pikir Yoongi.
“Semuanya berjalan dengan baik. Persiapkan saja dirimu, kuharap kau bisa
memenangkan piala untuk sekolah.” Ucap Kyuhyun datar membuat kadar kebencian Hyunjie
padanya semakin bertambah. Tae Hyung hanya berdehem menatap wajah Hyunjie yang
lucu menurutnya.
*****
Waktu terus bergullir dan tiba saatnya Olimpiade Olahraga tahunan antar
sekolah menengah atas itu berlangsung. Semua orang nampak sibuk dengan tugasnya
masing-masing termasuk si Ketua Osis. Jika tahun kemarin SMA Paran yang sibuk
mempersiapkan segala sesuatunya tahun ini giliran SMA Hanyang menjadi tuan
rumah Olimpiade ini.
Jika Yoongi sibuk dengan urusan persiapan acara dan Tae Hyung dengan
latihan berlarinya lain halnya dengan Hyunjie yang tampak mengukir sebuah
senyuman dibibirnya karena bertemu dengan sunbaenya saat di SMP Seokjin yang
memakai seragam SMA Paran.
Hyunjie Pov
Ya Tuhan betapa bahagianya aku hari ini,karena seminggu kedepan takkan ada
lagi celotehan-celotehan songsaengnim yang membuat kepalaku hampir meledak, dan
kebahagiaanku itu semakin bertambah saat aku bertemu dengan Jin sunbae.
Dua tahun tak bertemu dengannya kulihat dia semakin tampan dengan seragam SMA
Paran yang ia kenakan. Tak ingin membuang kesempatan segera kuhampiri orang
yang pernah membuatku kembali tersenyum usai menangis beberapa tahun yang lalu.
“Sunbae? Kau masih ingat aku?” Aku melambaikan tangan kananku dan
menyunggingkan senyuman terbaik, Jin sunbae mengangkat alisnya nampak
mengingat-ngingat dan tanpa menunggu lama ia tersenyum kearahku.
“Lee Hyunjie?” Tanyanya memastikan. Aku tersenyum dan mengangguk tanpa
kuduga ia menarikku kedalam pelukannya, aku yang masih terkejut tak berniat
membalas pelukan yang teramat kurindukan ini. Detik berikutnya ia semakin
mempererat pelukan kami dan aku mulai membalasnya.
“Sunbae kau ingin membunuhku ya! Aku tak bisa bernafas tau!” Bisikku
tepat ditelinga kanannya. Mengerti dengan apa yang kuucapkan Jin sunbae mulai
melepaskan pelukannya.
“Mianhae aku terlalu senang bisa bertemu lagi denganmu. Kau sekolah
disini? Bersama Tae Hyung lagi?” Tanya Jin sunbae padaku.
“Haha begitulah sunbae, Tae Hyung itu tak bisa lepas dariku. Padahal dulu
orangtuanya sudah mendaftarkan Tae Hyung di SOPA, ah kenapa jadi membicarakan
dia sih! Sunbae bagaimana kabarmu? Aku dengar kau sudah punya yeojachinggu ya!
Siapa namanya? Apa dia ikut kemari? Sunbae kenalkan aku padanya ya! Aku ingin
melihat wanita yang dapat menaklukan sunbaeku ini” sepertinya aku slah
berbicara, buktinya sekarang Jin sunbae menatapku dengan geram.
“Kau itu bertanya atau apa? Seperti kereta express saja! Kabarku baik,
iya aku sudah punya yeojachinggu namanya Seo Haeun, ah itu dia ayo aku kenalkan
padanya!” Jin sunbae menarik tanganku kearah seorang perempuan yang memakai
seragam yang sama dengannya.
“Chagi ada yang ingin berkenalan denganmu!” dia tersenyum kearahku.
‘manis’ pikirku dalam hati. ‘Pantas saja Jin sunbae tergila-gila padanya’
“Annyeong eon-ni choneun Lee Hyunjie imnida. Aku adalah adik kelas Jin
sunbae saat di SMP dulu, senang bertemu denganmu.” Aku sedikit membungkuk dan
membalas senyumannya tadi.
“Namaku Seo Haeun, senang bertemu denganmu juga Hyunjie-ssi.”
****
Author Pov
Tak terasa sudah tiga hari Olimpiade itu berlangsung, dan kini mulai
memasuki babak semifinal. Banyak orang-orang asing dengan seragam yang berbeda
datang ke Hanyang untuk mendukung sekolah mereka masing-masing. Sorak-sorai
penonton yang memadati seluruh kursi penonton menggema di gedung olahraga milik
SMA Hanyang yang menduduki peringkat teratas dengan alat-alat terbaiknya.
Entah apa yang terjadi hari ini tapi Lee Hyunjie si gadis yang terkenal
dengan gaya berbicara satori nya tampak murung tak bersemangat. Tak seperti
hari-hari sebelumnya saat bertemu dengan Jin sunbae dan yeojachinggunya. Gadis
itu berjalan gontai menuju perpustakaan dengan tatapan kosong, tanpa ia sadari
sedari tadi Tae Hyung yang memasang air muka khawatir mengikutinya.
Hyunjie duduk di kursi yang berada dipojok ruangan. Tatapan matanya masih
sama, ia melipat kedua tangannya dimeja lalu menenggelamkan mukanya disana.
Sementara Tae Hyung sudah duduk dihadapan sahabatnya itu.
“Apa yang terjadi? Kau kenapa?” suara Tae Hyung memecah keheningan
diantara mereka. Hyunjie mendongkak sekedar memastikan siapa orang yang
bertanya. Tidak ada sepatah katapun yang keluar dari mulut Hyunjie, ia hanya
menatap Tae Hyung begitupun sebaliknya.
“Apa yang kalian lakukan disini hah? Bisa-bisanya kalian pacaran disaat
semua orang berada di gedung olahraga” suara si Ketua Osis dingin itu
menyadarkan mereka berdua.
To Be Continue
Tidak ada komentar:
Posting Komentar